Tim Pengabdian LPPM USU Mengajak Karang Taruna Desa Regaji Berolahraga Untuk Menjauhi Narkoba

Densus Tangkap Terduga Teroris di Sejumlah Daerah Jateng
Agustus 13, 2021
Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Fondasi Ekonomi & Agenda Pembangunan di Indonesia
Agustus 13, 2021
JAKARTA, jurnal-idn.com – Maraknya peredaran narkoba di kalangan anak muda semakin hari semakin membuat para orang tua merasa khawatir.
 
Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Polisi Heru Winarko pada tahun 2019 lalu menyebutkan bahwa penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja makin meningkat dengan kenaikan sebesar 24% hingga 28% remaja yang menggunakan narkotika (dilansir dari situs bnn.go.id).
 
Dengan demikian, para remaja atau generasi muda milenial sangat rentan dengan pergaulan negatif narkoba dan obat-obat terlarang tersebut.
 
Untuk menyelamatkan generasi muda dari pengaruh negatif narkoba salah satunya adalah dengan meningkatkan kegiatan olahraga.
 
Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Dr. Rudy Sofyan, S.S., M.Hum menyampaikan, “Pemberantasan penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja membutuhkan kerjasama seluruh lapisan masyarakat.”
 
Tim Pengabdian dari Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Sumatera Utara (LPPM USU) mencanangkan program pemberantasan penyalahgunaan narkoba yang dilakukan dari pedesaan.
 
“Hasil diskusi kami dengan mitra Kepala Desa Regaji Ismail Sinuraya menyatakan bahwa penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Karo, Sumatera Utara semakin mengkhawatirkan sehingga tim kami membuat program pengabdian yang berjudul “Peningkatan Potensi Karang Taruna Melalui Olahraga Bolavoli“, lanjutnya didampingi oleh anggota Tim Pengabdian Dra. Junita Setiana Ginting, M.Si dan Dr. Bahagia Tarigan, M.A.
 
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Regaji, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo selama Juli-Oktober 2021.
 
 
Tidak hanya mencegah, olahraga juga ternyata ampuh membantu pecandu untuk lepas dari narkoba.
 
Satya Joewana, Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa, dalam diskusi bertema “Long and Winding Road: Jalan Panjang Pemulihan Pecandu Narkoba” di Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta beberapa tahun lalu mengungkapkan bahwa olahraga dapat dijadikan pengganti rasa kecanduan karena narkoba.
 
Di samping itu, olahraga juga mampu meningkatkan prestasi satu daerah. Pengembangan potensi olahraga dapat menjadi salah satu pemicu pertumbuhan ekonomi daerah.
 
Kegiatan pengabdian ini dimulai dari perekrutan peserta tim bolavoli. Setelah peserta dipilih, selanjutnya fasilitas lapangan bolavoli dibangun di pinggir desa. Kemudian, tim merancang program latihan bersama dengan pemuda Karang Taruna Desa Regaji.
 
Objek dan sasaran dari program ini adalah anggota Karang Taruna Desa Regaji. Dengan adanya program ini, para remaja menjadi terarah untuk meningkatkan potensi olahraga bolavoli karena desa ini telah pernah memenangi beberapa kejuaraan bolavoli di tingkat Kabupaten Karo.
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *