Teten Masduki Raih Tokoh Pemulihan dan Digitalisasi UMKM Rakyat Merdeka Award 2022

Tingkatkan Potensi Olahraga di Perbatasan Papua, Satgas Yonif 126/KC Berikan Sarananya
September 29, 2022
Kuliah Umum di Kalteng, Hipmi Libatkan Mahasiswa Bangun Ekosistem Usaha
September 29, 2022
JAKARTA, jurnal-idn.com – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki raih penghargaan Tokoh Pemulihan dan Digitalisasi UMKM pada ajang Rakyat Merdeka (RM) Award 2022 karena dianggap berhasil percepat transformasi digital bagi UMKM di masa pandemi Covid-19.
 
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Rakyat Merdeka atas penghargaan yang diberikan kepada saya. Ini tidak lepas dari kerjakeras dan upaya seluruh jajaran KemenKopUKM. Yang paling utama adalah para pelaku UMKM Indonesia tidak pernah menyerah dengan keadaan,” ucap MenKopUKM Teten Masduki usai menerima penghargaan sekaligus sambutannya dalam acara RM Award 2022 di Hotel Kempinski, Rabu (28/9/2022) malam.
 
Hadir sejumlah tokoh nasional, termasuk para menteri Kabinet Indonesia Maju seperti Menko Polhukam Mahfud MD, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri BUMN Erick Thohir. Kemudian CEO RM Group dan Dirut Rakyat Merdeka Kiki Iswara Darmayana, serta pimpinan BUMN lainnya.
 
MenKopUKM mengatakan, pandemi Covid-19 telah mempercepat digitalisasi UMKM. Pergerakan masyarakat di dunia maya sangat masif untuk mewujudkan hal tersebut. Percepatan digitalisasi itu juga turut dirasakan pelaku UMKM di Indonesia dan hal itu harus dilihat sebagai peluang.
 
Selama pandemi, pertumbuhan UMKM onboarding digital semakin terasa. Bahkan berdasarkan data Indonesia E-Commerce Association (idEA), ada 19 juta UMKM sudah go digital atau sekitar 63,3% dari target pemerintah yaitu 30 juta UMKM masuk ekosistem digital pada tahun 2024. Angka ini bertumbuh 137,5 % sejak awal pandemi (8 juta UMKM).
 
“Presiden Jokowi menyampaikan, kita tidak boleh ada yang tertinggal di ekonomi digital. Dengan potensi pertumbuhan ekonomi digital mencapai 4.531 triliun rupiah, atau tumbuh delapan kali lipat dari tahun 2020, menjadi penting untuk Indonesia memastikan potensi tersebut dinikmati sepenuhnya oleh UMKM Indonesia untuk kesejahteraan masyarakat,” tutur Teten.
 
 
Akselerasi pembangunan infrastruktur digital oleh pemerintah kata MenKopUKM, menjadi fondasi. Sementara sinergi lintas stakeholder transformasi digital UMKM menjadi kuncinya. 
 
Alhasil menurut data yang disampaikan Google pada 2021, sebanyak 72% dari seluruh pengguna ekonomi digital baru Indonesia berasal dari daerah non-metro atau sub-urban menurut data SEA e-Conomy 2021 oleh Google, Temasek dan Bain.
 
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat nilai transaksi ekonomi pada e-commerce pada kuartal I-2022 telah mencapai Rp108,54 triliun. Capaian itu mengalami pertumbuhan 23% dibandingkan periode sama tahun lalu.
 
“UMKM tidak perlu khawatir tidak kebagian porsi kue ekonomi digital dengan onboarding ke digitalisasi,” tegasnya.
 
Berkaca pada angka-angka tersebut, perlu ikhtiar bersama untuk mempersiapkan UMKM Indonesia mengoptimalkan potensi ekonomi digital di tanah air. Selain pemerintah menargetkan 30 juta UMKM terdigitalisasi di tahun 2024 yang merupakan target bersama bagi seluruh stakeholder transformasi digital UMKM.
 
Saat ini pemerintah juga sedang mendorong hadirnya UMKM dalam platform Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan BUMN dengan target 1 juta UMKM onboard LKPP di 2022.
 
MULIA GINTING – ERWIN TAMBUNAN
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *