Penjualan Asesoris Khas Thailand Laris Berkat Lagu “Lalisa”

Satgas Yonif 512/QY Jadi Motivator Pendisiplinan Prokes Covid-19 di Ujung Timur Indonesia
September 13, 2021
Jangan Jebak Presiden Langgar UU, Yang TMS TWK Harus Diberhentikan
September 13, 2021
JAKARTA, jurnal-idn.com –  Penjualan pakaian dan aksesoris tradisional di Thailand Bangkok alami lonjakan sejak single solo Lisa Blackpink rilis.
 
Pada musik video single solo terbaru Lalisa Manoban yang berjudul ‘Lalisa’, rapper kelahiran 27 Maret 1997 di Thailand itu terlihat duduk di atas takhta berhias emas dan mengenakan hiasan kepala tradisional asal Thailand. Hal inilah yang mengakibatkan penjualan pakaian dan aksesoris tradisional di Thailand mengalami lonjakan.
 
“Banyak orang telah memesan dari melalui toko online kami, sementara di toko kami memiliki arus pelanggan yang terus menerus datang menanyakan jenis hiasan kepala yang kami miliki,” kata Samorn Suthiwong yang bekerja di Fashion Point, toko pakaian di pasar Thailand.
 
Kostum Nasional Thailand
 
Dikutip dari Reuters, Senin, Lisa sengaja menampilkan kostum nasional Thailand dalam musik videonya. Ini bertujuan untuk membantu membuat warisan budaya Thailand lebih mudah diakses di dalam maupun di luar negeri.
 
“Saya pikir itu kombinasi sempurna (fesyen dan tradisi). Ini memudahkan budaya Thailand untuk diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari,” ungkap salah satu penggemar Lisa.
 
Di Fashion Point, aksesoris kepala buatan tangan yang dikenakan Lisa dibanderol seharga 250 (Rp108 000) hingga 1000 baht per potong (Rp434.000).
 
Seperti diketahui, Pranpriya Manoban alias Lalisa Manoban merupakan salah satu members dari Blackpink yang berasal dari Thailand. Dia pun kemudian bergabung dengan Blackpink yang debut pada 8 Agustus 2016. Lisa juga merupakan artis non-Korea pertama yang ada di bawah naungan YG Entertainment.
 
NARA MELISSA – ANT
 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *