KemenKopUKM Mengembangkan Kapasitas Pelaku Usaha Mikro Sektor Perikanan

Pluto Telah Wafat, Orasi Kebudayaan Hermawan Sulistyo
Juli 5, 2022
Wacana Tiket Terusan Taman Nasional Komodo
Juli 5, 2022
PAMEKASAN, jurnal-idn.com – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) gencarkan pengembangan kapasitas pelaku usaha mikro melalui pelatihan vocational sektor perikanan.
 
Asisten Deputi Kapasitas Usaha Mikro Deputi Bidang Usaha Mikro KemenKopUKM Hariyanto mengatakan pengembangan sektor perikanan jadi kebutuhan prioritas di Indonesia karena berkaitan  dengan kebutuhan manusia. Hal ini dikarenakan Indonesia memiliki potensi pada sektor perikanan yang cukup kuat, khususnya di Kabupaten Pamekasan Jawa Timur.
 
“Kabupaten Pamekasan memiliki supply ikan hasil tangkapan, budidaya dan produk olahan perikanan yang cukup besar,” urai Hariyanto pada Pelatihan Vocational Usaha Mikro Sektor Perikanan/Peternakan di Kabupaten Pamekasan, Selasa (5/7/2022).
 
Berdasarkan potensi yang ada, pengolahan produk-produk makanan berbahan dasar ikan menjadi peluang usaha yang menguntungkan. Prospek yang bagus ini disebabkan karena permintaan yang semakin tinggi di pasaran, namun belum diimbangi dengan meningkatnya hasil produksi serta desain kemasan produk yang kurang menarik. 
 
Hal inilah yang membuat peluang usaha di sektor perikanan semakin besar. Oleh karena itu pengembangan kapasitas pelaku usaha mikro perlu ditingkatkan. Pelatihan diikuti 30 pelaku usaha mikro di Kabupaten Pamekasan sektor perikanan. “Pelatihan vocational bagi usaha mikro sektor perikanan bertujuan mendorong dan memotivasi pelaku usaha mikro khususnya sektor perikanan serta memperluas pasar mereka melalui online,” tegas Hariyanto. 
 
NIB
 
Mereka diharapkan tumbuh dan berkembang kembali meningkatkan produktivitas usahanya di masa Pandemi Covid-19. Selanjutnya KemenKopUKM berupaya melakukan transformasi dari informal ke formal. Salah satunya dari sisi perizinan melalui penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). 
 
“Dengan memiliki NIB, pelaku usaha akan dipermudah mengakses BPUM dan KUR,” ucapnya. 
 
Dia berharap ilmu yang didapat melalui pelatihan vocational yang diselenggarakan, diterapkan pelaku usaha mikro di Kabupaten Pamekasan.
 
Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan Totok Hartono menyampaikan prioritas Kabupaten Pamekasan pada sektor Usaha Kecil dan Menengah adalah menciptakan 10.000 wirausaha pemula. “Oleh karena itu, kami mengapresiasi Kementerian Koperasi dan UKM yang telah menyelenggarakan vocational untuk pelaku usaha mikro yang bergerak di sektor perikanan,” ucap Totok.
 
Pelatihan sangat membantu masyarakat khususnya untuk pelaku UMKM di Kabupaten Pamekasan. “Pelatihan ini menjadi wujud nyata pemerintah hadir meningkatkan SDM pelaku UMKM,” tegasnya.
 
MULIA GINTING – ERWIN TAMBUNAN
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *