KemenKopUKM dan PP Pordasi Kembangkan Ekosistem Olahraga Berkuda Indonesia

Bakamla RI Realisasikan Stasiun SPD di Nias Selatan
September 8, 2022
Pemerintah Mengganggu Daya Beli Masyarakat?
September 9, 2022
JAKARTA, jurnal-idn.com – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) dan Pengurus Pusat  Persatuan Olahraga Berkuda Indonesia (PP Pordasi) bersinergi mengembangkan dan memperkuat ekosistem olahraga berkuda di seluruh Indonesia.
 
Sinergi dan kolaborasi itu diwujudkan dalam penandatangan Nota Kesepahaman antara kedua lembaga yang dilakukan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM (SesmenKopUKM) Arif Rahman Hakim dan Ketua Umum PP Pordasi, Triwatty Marciano di Jakarta, Rabu (7/9/2022).
 
Hadir Staf Khusus Menteri Bidang Hukum, Pengawasan Koperasi dan Pembiayaan KemenKopUKM Agus Santoso, perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bidang hubungan antar kelembagaan Widodo serta pengurus PP Pordasi.
 
“Saya mengapresiasi PP Pordasi sebagai induk organisasi cabang olahraga berkuda nasional atas inisiasi kerjasama yang dilakukannya dengan Kementerian Koperasi dan UKM. Tujuan akhirnya adalah peningkatan kesejahteraan bagi segenap masyarakat yang tergabung dalam ekosistem berkuda di Indonesia,” jelas SesmenKopUKM Arif Rahman Hakim.
 
Sinergi dan kolaborasi yang dilaksanakan antara KemenKopUKM dengan PP Pordasi merupakan langkah baru dalam rangka mengembangkan dan memperkuat ekosistem berkuda di Indonesia.  Melalui peran aktif koperasi dan UMKM yang bergerak di sektor olahraga berkuda.  
 
“Tersebar di Daerah”
 
“Saat ini, Indonesia juga memiliki banyak potensi kuda lokal yang tersebar di daerah. Beberapa waktu lalu Menteri sempat berkunjung ke salah satu peternakan kuda pacu di Sukabumi,” ujar Arif.
 
Untuk meningkatkan peran koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah pada ekosistem olahraga berkuda, diperlukan sinergi dan kolaborasi antara Pordasi dengan KemenKopUKM berupa Festival Olahraga Berkuda serta side event pengembangan Unit Usaha Ekosistem Olahraga Berkuda seperti koperasi peternak kuda, produsen pakan kuda, produsen peralatan berkuda, souvenir/handy craft event berkuda.
 
Sementara itu Ketum PP Pordasi Triwaty Marciano, mengatakan pasca pandemi, kegiatan atau event olahraga sudah mulai marak termasuk olahraga berkuda.
 
“Pemberdayaan koperasi dan UMKM yang menjadi bagian dalam ekosistem olahraga berkuda juga secara otomatis mulai bergerak. Ini juga merupakan amanah Anggaran Dasar Pordasi untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku olahraga khususnya peternak kuda dan perajin,” kata Triwaty.
 
“Saya optimis dengan adanya nota kesepahaman ini akan bisa ditindaklanjuti baik di Pusat, Pengurus Provinsi (Pengprov)  maupun Pengurus Daerah (Pengda) tingkat kabupaten/kota, khususnya untuk sub pacu  tradisional yang menggunakan kuda lokal atau kuda asli Indonesia. Nantinya kuda-kuda tradisional ini akan terus dikembangkan menjadi kuda unggulan”.
 
MULIA GINTING – ERWIN TAMBUNAN
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *