Forum Kemitraan BUMN dan UKM Hasilkan Potensi Kerjasama Mencapai Rp224,8 miliar

PB WI: Wakil di WJWC 2022 Calon Atlet Wushu Untuk Olimpiade 2032
Desember 2, 2022
Danrem 174/ATW: Latihan Posko I Yonif 757/Ghupta Vira Diharapkan Diterapkan Dalam Tugas
Desember 2, 2022
JAKARTA, jurnal-idn.com – Forum Kemitraan UKM/IKM dengan BUMN dan Usaha Besar pada 24 November 2022 berhasil mempertemukan ratusan pelaku bisnis dari berbagai sektor untuk penjajakan kerjasama hingga mencatatkan potensi senilai Rp224,8 miliar. 
 
“Alhamdulillah dari hasil Forum Kemitraan UKM/IKM dengan BUMN dan Usaha Besar menghasilkan potensi kerjasama sebesar Rp224,8 miliar,” kata Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki di Jakarta, Jumat (1/12).???
 
MenkopUKM mengemukakan kemitraan ini merupakan arahan dari Presiden Jokowi kepada beberapa kementerian untuk mendorong UMKM naik kelas sekaligus mengintegrasikan UMKM ke rantai pasok BUMN/usaha besar. Forum ini kemudian terlaksana atas kerjasama dengan Kementerian BUMN, Kementerian Perindustrian dan Kementerian Investasi/BKPM.
 
Di Forum Kemitraan tersebut ada 630 UKM/IKM yang langsung melakukan penjajakan usaha atau konsultasi dengan 17 BUMN/Usaha Besar yang ikut dalam forum. Dari hasil penjajakan, potensi terbesar dihasilkan dari komponen atau spare part mesin yang diminta PT INKA.
 
MenkopUKM menegaskan, dengan adanya penjajakan usaha atau konsultasi menjadi bukti bahwa kegiatan Forum Kemitraan UKM/IKM dengan BUMN dan Usaha Besar disambut baik oleh para pelaku UKM/IKM. 
 
Tahun Depan
 
MenKopUKM menjelaskan, mengingat Forum Kemitraan ini sangat potensial, dia mendorong  penyelenggaran forum serupa tahun depan sehingga lebih banyak lagi pelaku UKM/IKM dan juga perusahaan BUMN dan usaha besar terlibat.
 
“Kami usulkan kegiatan ini dilaksanakan kembali tahun depan serta mengundang lebih banyak BUMN dan usaha besar yang memberikan peluang dan pendampingan bagi UKM/IKM untuk masuk rantai pasok mereka,” tukas MenKopUKM.
 
Forum Kemitraan ini melibatkan 17 perusahaan BUMN yaitu Perum Perhutani, Perum Bulog, PT INKA, PT Kimia Farma, PT Krakatau Steel, PT Pertamina, PT Perusahaan Listrik Negara, PT Rajawali Nusantara Indonesia, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Berdikari, PT Garam, PT Perikanan Indonesia, PT Sang Hyang Seri, PT Bio Farma, PT Perkebunan Nusantara III dan PT Pindad. Selain itu, ada juga dua usaha besar yang ikut yakni PT Lulu Group Ritel dan PT Gramedia Asri Media.
 
Sementara itu, terdapat 748 pelaku UKM/IKM dari 25 provinsi dan perwakilan Asosiasi, BUMN, BUMD, kementerian dan lembaga serta dinas daerah.
 
MULIA GINTING – ERWIN TAMBUNAN
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *