Asesmen Artis Iyut Bing Slamet Diumumkan Hari Ini

MenkopUKM: Masjid Dapat Menjadi Wadah Pengembangan Ekonomi Syariah
Desember 8, 2020
Kemenag: UU Ciptaker Beri Kemudahan Pelaku Usaha Umrah dan Haji Khusus
Desember 8, 2020
JAKARTA, jurnal-idn.com — Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan menjelaskan hasil asesmen mantan penyanyi cilik, Iyut Bing Slamet alias IBS (52) diumumkan hari ini atau Selasa usai menjalani asesmen di Badan Narkotika Kota (BNK) Jakarta Selatan.
 
“Jam 10 ini ada rilis dari BNK terkait hasil asesmen IBS,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Wadi Sa’bani, saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (8/12/2020).
 
Asesmen untuk memastikan yang bersangkutan pengguna sabu serta perlu menjalani rehabilitasi atau tidak.
 
Wadi menyebutkan, pihak keluarga telah mengajukan permohonan untuk rehabilitasi terhadap Iyut pada Minggu (6/12/2020), lalu ditindaklanjuti Polres Metro Jakarta Selatan untuk dilakukan asesmen di BNK pada Senin (7/12/2020) kemarin.
 
Menurut Wadi, saat ini kondisi emosional Iyut sudah mulai tenang dan sudah dapat memberikan keterangan kepada penyidik.
 
Sebelumnya Iyut mengalami syok berat sehingga harus didampingi oleh polisi wanita (Polwan) untuk menenangkannya.
 
“Sekarang sudah lebih tenang dan baik,” ungkap Wadi.
 
Di Rumahnya
 
Iyut Bing Slamet ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan di rumahnya di Kramat Sentiong, Johar Baru, Jakarta Pusat pada Kamis (3/12/2020).
 
Penangkapan dilakukan pukul 23.30 WIB, di lokasi petugas menemukan barang bukti satu set alat hisap sabu, dua buah korek gas dan satu buah plastik klip bening bekas narkotika (yang diakui IBS 0,7 gram).
 
Setelah dilakukan tes urine di kantor polisi, hasilnya IBS positif menggunakan metafetamin dan dari barang bukti yang diamankan.
 
Iyut dijerat Pasal 127 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika tersebut dikenakan.
 
Adik dari aktor Adi Bing Slamet ini sudah dua kali ditangkap terkait penyalahgunaan narkoba. Iyut ditangkap Maret 2011 di sebuah kamar hotel di kawasan Tamansari, Jakarta Barat. 
 
Hasil pemeriksaan, Iyut mengaku telah mengkonsumsi narkoba jenis sabu sejak 2004 dengan cara putus nyambung, sesuai dengan kondisi keuangan.
 
ET – ANT
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *